Minggu, 04 Maret 2012

"rumah" saya di putih-abu (1)

jika ada yang bilang kehidupan SMA itu menyenangkan, mereka benar
jika ada yang bilang kehidupan SMA itu mengharukan, mereka juga benar
dan jika ada yang bilang kehidupan SMA itu menyedihkan, mereka ada yang benar
satu kata, BERWARNA
ya, itulah kehidupan saya di masa putih-abu
berawal dari 'terjebak' di dalam "rumah" yang sekarang saya tinggali
'terjebak' mengenakan putih-abu diantara mereka
dan berawal pula dari 'terjatuh' di dalam "keluarga" yang saya miliki
'terjatuh' diantara orang-orang seperti mereka
dari sini, kisah putih-abu saya dimulai...................

awalnya melihat kehidupan SMA itu........mengerikan, berat, dan keras
ya, di smansa pun seperti itu dalam tanda kutip
awalnya saya takut, takut terjerumus
ya, di smansa kenal kata "terjerumus" dan "terlanjur"
"rumah" saya sekarang ini, berbeda
putih-abu yang saya kenakan ini melambangkan sebuah kebanggaan
disini, saya mengenal rumah baru, keluarga baru, kehidupan baru, dan pacar baru #plak
dan disini, saya menemukan diri saya
dan ketika saya tau sebentar lagi saya melepas putih-abu ini, merantau dari "rumah" yang sekarang saya tempati meninggalkan semua "keluarga" saya,
"jangan bangunkan saya! dan jangan ingatkan saya!"

kemudian saya teringat, saya harus mengejar mimpi saya. saya harus mendapatkan sebuah kursi. kursi yang akan merubah hidup saya. kursi yang bisa membentuk profesi saya kedepan. kursi yang akan membantu saya menjadi seseorang.
1500 untuk 80.
3 bulan untuk 2 hari. siapkah kamu?
siapkah kamu meninggalkan "rumah" demi sebuah kursi, mega?
bukan melepas, hanya meninggalkan sementara. sampai kapanpun, ini akan menjadi rumah saya. sejauh apapun saya pergi nanti, smansa akan menjadi alasan saya untuk pulang

di putih-abu saya menemukan sebuah kehidupan yang bernilai

Tidak ada komentar: